Rangkaian Pengalaman Menikmati Indosat Super Wi-Fi

Tulisan ini sebetulnya adalah lanjutan dari tulisan saya sebelumnya disini yang menceritakan experience saya ketika pertamakali mencicipi layanan Indosat Super Wi-Fi dengan full mobile device di daerah BSD, Kota Tangerang Selatan.

Di kesempatan kali ini saya ingin berbagi rangkaian pengalaman selanjutnya berinternet ria menggunakan layanan gratis Indosat Super Wi-Fi.

Taman Mini Indonesia Indah Siap Bertransformasi Menjadi Cyber Park

Sebagian orang berkata, kalau Taman Mini Indonesia Indah (TMII) tidak semenarik tempat wisata lainnya, apalagi jika dibandingkan dengan wahana bermain semisal waterboom atau out band. Mungkin ini juga salah satu sebab kenapa di TMII yang identik dengan wisata budaya dan sejarah bisa hadir wahana rekreasi air Snow Bay.

TMII memang bukan diproyeksikan sebagai area wisata semata, tapi juga satu kawasan yang dicipta untuk memberikan wawasan Nusantara dari Sabang sampai Merauke kepada masyarakat, khususnya masyarakat Indonesia.

Tidak semua orang bisa menjangkau TMII dengan mudah, itu dulu. Sekarang, setiap orang yang berkunjung ke TMII bisa berbagi tentang apa yang ada di TMII sehingga informasinya bisa dijangkau siapapun. Ya, sudah tahu kah Anda kalau TMII sedang bertransformasi menjadi Cyber Park ?

Kurang lebih 300 Access Point (AP) Indosat Super Wi-Fi saat ini sudah tertanam di  97 anjungan yang ada di TMII.

Hal yang lumrah ketika kita bereksplorasi ilmu pengetahuan di TMII enaknya langsung ambil foto atau video dan berbagi via media sosial. Atau mungkin berselancar mencari referensi lain di internet untuk melengkapi hasil eksplorasi di lapangan.

Dengan adanya Indosat Super Wi-Fi saya merasa jadi lebih betah berada  di area seluas TMII (namanya pake ‘mini’, padahal segitu luasnya 😀 ), ibarat kemana saja badan ini ngesot koneksi internet di sana-sini.

Narsis di Museum Asmat
Cuplikan Twitpic “Narsis di Museum Asmat” yang diupdate langsung dari Museum Asmat TMII via Indosat Super Wi-Fi.

Benarkah Kecepatan Internet di Indonesia Kurang Mendukung Mereka yang Produktif ?

Orang konsumtif mengukur kecepatan internet dari segi download, sedangkan orang produktif lebih melihatnya dari sisi upload. Setujukah Anda ?.

Saya setuju ! , ya iyalah… orang saya menyimpulkannya demikian.

Berapa kecepatan download dan upload internet Anda ? Kalau kecepatan upload-nya keteteran jauh kemana-kemana dibanding kecepatan download-nya itu sudah biasa. Bagi saya, itu kurang mendukung masyarakat Indonesia untuk menjadi produktif. Kita hanya didukung untuk menjadi masyarakat konsumtif dimana sedot-menyedot bandwith menjadi rutinitas keseharian. Padahal, sudah saatnya kita menjadi produktif baik dalam bentuk tulisan, gambar, video atau lain sebagainya dengan mengunggahnya ke laman internet.

Benarkah semua layanan internet di Indonesia tidak mendukung masyarakatnya untuk produktif ? perhatikan screenshot speed test di samping. Ini adalah hasil speedtes Indosat Super Wi-Fi  di TMII. Kecepatan download-nya hampir 20 Mbps, sangat tinggi untuk ukuran kecepatan internet di Indonesia. Uploadnya bagaimana ?, lebih gila lagi, hampir menyentuh titik 30 Mbps.

Dengan kecepatan upload seperti itu Anda bebas leluasa berkreasi dan menunjukannya ke milyaran pengguna internet.

Semarang – Cirebon – Jakarta

Tiga hari di Semarang, salah satu rencana saya adalah menguji kecepatan Indosat Super Wi-Fi di beberapa titik yang ada di sana. Sayang, waktu yang padat harus mengurungkan niat saya.

Tapi dasar memang  harus tetap mencicipinya, di luar rencana,  saya menginap di tempat  yang letaknya persis di depan Stove Syndicate, sebuah kafe yang menjadi satu dari sekian banyak titik Indosat Super Wi-Fi di Semarang.

Jarak dari tempat saya menginap ke Stove Syndicate sekitar 30 meter, nah kurang tau lagi kalau jarak ke titik persis AP-nya. Asoynya kecepatan download masih sanggup menembus angka 4053 kbps dengan upload 592 kbps.

Stove Syndicate di Tembalang, Seamarang. Kafenya belum buka Super Wi-Fi nya ngacir terus
Stove Syndicate di Tembalang, Semarang. Kafenya belum buka Super Wi-Fi nya udah ngacir terus sampe luber kemana-mana.

Saat pulang kembali ke Jakarta, saya punya waktu sekitar 1 jam sebelum kereta api  Fajar Utama berangkat jam 8 pagi. Tidak tahu ada beberapa titik AP Indosat Super Wi-Fi, yang pasti sepanjang peron Stasiun Tawang (lebih dari 100 meter) tetap bisa dijangkau oleh Indosat Super Wi-Fi dengan kecepatan relatif antara 9 – 11 Mbps di Galaxy Tab saya.

Stasiun Cirebon adalah salah satu titik pemberhentian yang lumayan lama untuk beberapa kereta api. Di antaranya kereta api Tawang Jaya, Fajar Utama, dan Menoreh. Bete rasanya menunggu kereta yang lama berhenti. Mau ke luar rasa takut ketinggalan kereta masih melayang-layang dipikiran. Tapi itu dulu, bagaimana dengan sekarang ?

Indosat Super Wi-Fi seperti  tahu betul kalau naik kereta dan berhenti lama di Stasiun Cirebon itu menjemukan bagi sebagian orang, kecuali tetap terkoneksi dengan internet berkecepatan tinggi. Alhamdulillah, di sini sempat download beberapa game yang berukuran jumbo di Google Play Store. Begitu kereta move on  tinggal main game deh sepuasnya sampai  Stasiun Pasar Senen.

Nah, khusus untuk Jakarta  agak lebih panjang dikit nih ya.

Experiencing Indosat Super Wi-Fi  di Segitiga Emas Jakarta

Uji public ini tidak tanggung-tanggung, dimulai langsung dari markas Indosat. Ya siapa tau aja gitu di ‘dapur bandwith’ nya malah loyo.

Hehe… ternyata emang tidak, di sini sanggup dipacu sampe 36 Mbps untuk area terbuka (bukan di ruang kerja karyawan).

Titik segitiga pertama adalah Stasiun Gambir. Stasiun nomor wahid di Jakarta ini identik juga dengan kereta jarak jauh kelas bisnis dan eksekutif dimana penumpangnya yang notabene lengket banget dengan internet.

Begitu masuk, wi-fi tab saya yang dalam posisi ON langsung disamber oleh Super WI-Fi SIM. Di sini kecepatan yang saya dapat mencapai 7 Mbps dengan quota kecepatan yang disediakan 20 Mbps. Ternyata, hasil yang di dapat setiap perangkat berbeda, dan ini bergantung ke perangkat yang kita gunakan juga.

Ada beberapa yang mempengaruhi kecepatannya selain dari quota yang disediakan, antara lain :

  • Perangkat, semakin canggih handphone, tablet, atau laptop yang digunakan semakin kuat juga kemampuannya dalam menangkap sinyal Wi-Fi.
  • Jarak antara perangkat (pengguna) dengan titik AP.
  • Jumlah pengguna. Hal yang sudah pasti ketika semakin banyak yang menggunakan, maka kecepatan yang dibagipun makin banyak dan makin berkurang.
  • Medium ruangan, seperti ruangan yang tertutup rapat /terhalang oleh tembok.

Dari Stasiun Gambir, dilanjut ke 7 Eleven yang ada di Menteng. Soal kecepatan mungkin Anda sendiri sudah bisa menebak. Hal lainnya yang perlu diketahui adalah 120 7 Eleven sudah terpasangi Indosat Super Wi-Fi. Wow !, menariknya lagi tidak dibatasi durasi time connection. Anda bisa online sepuasnya sampai baterai gadget Anda lowbet.

Sambil jalan bisa tetap update status
Sambil jalan menuju halte Trans Jakarta GOR Sumantri, Om @DianKelana masih bisa tetap update status. Awas nubruk tiang Om ! 🙂

Titik terakhir dari segitiga Emas ini adalah Halte Busway GOR Sumantri. Di sini saya bisa menonton tv streaming tanpa buffering sambil menunggu bus Trans Jakarta datang.Tidak harus ada di dalam halte, di tangga atau di seberang jalanpun ternyata Indosat Super W-Fi masih bisa menembus perangkat mobile kita.

Antara Super Wi-Fi SIM dan Super Wi-Fi WEB

Screenshot_2013-04-09-07-23-26Banyak yang tanya soal Super Wi-Fi SIM dan Super Wi-Fi WEB “mana yang lebih bagus kecepatannya ?”

Setahu saya keduanya sama saja. Super Wi-Fi SIM dan Super Wi-Fi WEB kalau tidak salah adalah cara kita mengakses agar lebih mudah sesuai dengan perangkat kita.

Misalnya begini, Anda menggunakan perangkat mobile seperti handphone atau tablet yang di dalamnya tertanam SIM Card Indosat akan lebih mudah mengakses Indosat Super Wi-Fi  via Super Wi-Fi SIM. Kebetulan saya memakai IM3 jadi ketika ketemu dengan Super Wi-Fi ya langsung otomatis terkoneksi tanpa login.

Kalau seumpamanya Anda diminta login tapi belum punya username dan password-nya cukup dengan SMS ketik SUPERWIFI kirim ke 363 (GRATIS), nanti akan menerima balasan dari pihak Indosat. Syaratnya ya tentu saja Anda harus menggunakan kartu Indosat.

Sedangkan Super Wi-Fi WEB cocok untuk pengguna laptop. Dimana Anda harus login via web yang akan otomatis ter-direct ketika Anda membuka browser.

Yang lumayan menyenangkan itu kalau pake device bersistem operasi Android, bisa unduh langsung aplikasi Indosat Super Wi-Fi di Google Play Store (di sini), selanjutnya Anda hanya tinggal klik Connect atau Disconect. Di aplikasi ini juga tersedia fitur pencarian titik lokasi Indosat Super Wi-Fi.

-oOo-

Demikian user experience saya menggunakan layanan Indosat Super Wi-Fi. Selama ini saya cukup puas. Mudah-mudahan Indosat Super Wi-Fi semakin banyak lagi titik AP-nya, termasuk di daerah Kabupaten Tangerang, tempat saya tinggal 😉 . Lebih mantap lagi kalau merambah sampai ke pelosok desa.

  • 195 Posts
  • 61 Comments
Kala senggang di antara bekerja sebagai web master sebuah perusahaan travel, nyambi sebagai social media planner dan digital marketing agency, saya sempatkan menulis di blog ini.