Salah Satu Modus Pencurian Di Kos-kosan Yang Harus Di Waspadai

Dikesempatan kali ini saya ingin berbagi satu pengalaman yang kurang menyenangkan, tapi inysa Allah akan selalu ada hikmah dan pelajaran yang bisa kita ambil.

Beberapa hari kemarin, di tempat ngekos saya terjadi sebuah kasus pencurian dengan cara mendongkel kunci dua  kamar kos. Tapi untungnya dikamar-kamar  yang didongkel si maling tersebut tidak ada barang berharga yang hilang, karena memang si barang berharga itu tidak ada didalam kamar. Modusnya kurang lebih begini :

Dua orang laki-laki dengan berboncengan sepeda motor datang ke tempat kos-kosan saya tinggal. Kemudian masuk menemui pemilik kosan yang berada di lantai dasar, untuk kosannya sendiri ada di lantai dua dan tiga.

Kebetulan pemilik kosan tempat saya in the kos sudah cukup lanjut usia, baik suaminya maupun istrinya. Setelah ngobrol beberapa saat, si bapak pemilik kosan mengantarkan dua orang tersebut ke lantai tiga untuk melihat kamar yang kosong.

Usai basa-basi dengan sok meyakinkan kalau dia akan ngekost selama 6 bulan dan bersedia membayar secara sekaligu (mungkin supaya membuat si pemilik kosan merasa senang). Ketiganya turun kembali.

Salah seorang dari dua bandit tersebut terus mengajak ngobrol si bapak pemilik kosan sambil turun tangga dengan sedikit perlahan (karena faktor usia), salah satu yang ditanyakannya adalah “disini kebanyakan pekerja apa mahasiswa pak ?”. Sudah kebayang, yang paling ditarget adalah kamar mahasiswa. Nah, si bandit yang satu laginya ini ternyata beraksi di kamar lantai dua. Dia mencari pintu yang menggunakan gembok kecil (yang berwarna kuning) sama pintu yang tidak pakai gembok (kunci biasa).

Sampai dibawah, si bapak sama si “pengalih” masih sibuk mengobrol. Sampai akhirnya si bapak sadar “Teman yang satu laginya kemana ?”. “Tadi numpang ke kamar mandi yang dibawah tangga pak !”, jawab si pengalih.

Tidak lama kemudian si bandit yang beraksi turun tangga.

Setelah ngobrol-ngobrol dan basa-basi lagi. Keduanya berpamitan mau mencari yang lebih cocok lagi, tapi kalau tidak dapat yang cocok ya paling balik lagi.

Si bapak merasa curiga dengan kelakuan si bandit satunya di lantai dua, bergegaslah si bapak naik ke lantai dua untuk memeriksa kamar-kamar yang memang ditinggalkan para penghuninya untuk bekerja dan kuliah. Walhasil benar saja, 2 kamar pintunya terbuka. Begitu turun kebawah, keduanya sudah pergi.

Pelajaran Yang Mungkin Bisa Diambil

Berawal dari kejadian tersebut, tentu ada pelajaran yang berharga baik buat para pemilik kosa-kosan maupun buat yang ngekost.

Buat para pemilik kosan :

  • Jangan terpancing dengan kata-kata manis yang pura-pura mau ngekos dalam waktu tertentu dan bersedia membayar sekaligus. Bisa jadi dia sedang melenakan.
  • Tetap perhatikan gerak-gerik setiap orang yang sedang mencari kosan. Bukan curiga, tetapi waspada tetap harus dijaga. Apalagi kalau mereka menggunakan tas yang cukup besar.
  • Setiap penghuni kamar diberi gembok yang berkualitas dan tidak mudah dijebol (non per), kemudian pengait gembok dipasang dengan posisi terbalik atau terjepit dari dalam supaya tidak mudah didongkel.
  • Selalu ingatkan penghuni kost supaya tidak lupa mengunci pintu saat bepergian kemanapun, termasuk ke kamar mandi.
  • Kalau memang memungkinkan, pasangi CCTV.

Butan penguni kosan :

  • Kalau pintu Anda hanya menggunakan kunci pintu biasa, minta izinlah kepada pemilik kosan untuk ditambahkan kunci gembok.
  • Kalau menggunakan kunci gembok, gunakan gembok yang berkualitas dan tidak mudah dijebol. Jangan dibiasakan menggunakan kunci gembok segede 
  • Kalau saat bepergian, baik kerja maupun kuliah. Taruh barang berharga yang tidak akan dibawa dalam posisi aman, semisal di kunci didalam lemari. Jangan lupa, kunci lemarinya juga bawa. Tapi saran yang terbaik tetaplah barang-barang tersebut dibawa, kecuali kalau barangnya semisal televisi kali ya. Heheheeee
  • Kuncilah pintu saat bepergian kemanapun, termasuk ke kamar mandi atau sedang membeli nasi. Karena kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi, termasuk tidak pernah tahu latar belakang tetanggangekost kita sendiri.

Demikian kawan, sedikit pengalaman atas sebuah peristiwa yang terjadi, yang mudah-mudahan bisa bermanfaat buat kawan-kawan semuanya. Tetap selalu waspada !.

  • 195 Posts
  • 61 Comments

Kala senggang di antara bekerja sebagai web master sebuah perusahaan travel, nyambi sebagai social media planner dan digital marketing agency, saya sempatkan menulis di blog ini.