Wisata Kuliner Sarang Burung Walet di Kota Pangkalpinang

Jika Anda berkesempatan mengunjungi Pangkalpinang dan ingin menikmati wisata kuliner yang lebih otentik, langka dan betul-betul lain dari yang lain, saya menyarankan untuk datang ke HO’s Café Bangka di Jl. Achmad Rosidi Hamzah No. 200. HO’s Café Bangka lain dari yang lain, HO’s Café Bangka merupakan kafe yang menyajikan berbagai olahan kuliner paling unik dari Kota Pangkalpinang dengan berbahan dasar sarang burung walet.

Sesaat setelah menikmati aneka hidangan laut di rumah makan Asui, saya berbincang dengan Pak Elvian (Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Pangkalpinang) yang dengan segala keramahannya, beliau bersedia untuk berbagi informasi tentang potensi kekayaaan wisata di Kota Pangkal Pinang. Dalam perbincangan tersebut, Pak Elvian bercerita banyak hal tentang Kota Pangkalpinang. Sangat pas memang jabatan yang diampu oleh Pak Akhmad Elvian ini, sebagai kepala dinas yang membidangi pariwisata, ternyata beliau juga sangat menguasai betul sejarah, budaya dan direktori Kota Pangkalpinang.

Ketika bercerita tentang wisata kuliner di Kota Pangkalpinang, ada satu destinasi yang sangat unik. Jika beberapa makanan dan minuman khas Pulau Bangka seperti Mie Koba, Kemplang, Getes, Kricu (Telur Cumi), Aneka Seafood, Kwe Tiaw Ikan Tenggiri, Pempek dan juga Laksa Kuah Tenggiri mungkin dirasa sudah cukup familiar, baik di lidah maupun di telinga kita, untuk yang satu ini saya pikir masih jarang yang tahu. Ya, Pak Elvian mengajak saya dan teman-teman berkunjung ke HO’s Café Bangka.

Kota Pangkalpinang sendiri dikenal sebagai daerah penghasil sarang burung walet berkualitas tinggi. Hadirnya HO’s Café Bangka bisa dibilang tepat! sebagai jawaban bagi siapapun yang berburu sekaligus ingin langsung menikmati sarang burung walet berkualitas tinggi di Kota Pangkalpinang.

HO’s Café Bangka, Pesona Pangkalpinang
HO’s Café Bangka, Pesona Pangkalpinang

Kedatangan saya dan teman-teman yang didampingi Pak Elvian disambut langsung oleh Pak Harsono, owner sekaligus perintis HO’s Café Bangka. Antusiasme Pak Harsono menyambut kami tentu semakin menambah rasa tidak sabar saya dan teman-teman yang sudah sangat penasaran dengan bagaimana cara Pak Harsono mengolah sarang burung walet menjadi berbagai sajian kuliner yang bisa dikonsumsi oleh siapa saja.

Mendengar kata “sarang burung walet”, yang langsung terlintas di pikiran saya mungkin sama dengan yang lainnya, yaitu adalah harganya yang ekhem‘ lumayan mahal. Soal mahalnya harga sarang burung walet, tidak dipungkiri oleh Pak Harsono. Tapi itu dulu, sekarang bisa dibilang turun drastis, kurang lebih hingga lima puluh persen. Ini tidak lepas dari kebijakan pemerintah Tiongkok yang memproteksi warganya agar tidak terbiasa mengkonsumsi sarang burung walet, agar tidak banyak devisa dalam negeri merek yang keluar, termasuk ke Indonesia. Kebijakan pemerintah Tiongkok ini diakui oleh Pak Harsono merupakan pukulan telak bagi para petani sarang burung walet di Indonesia, mengingat 80% hasil sarang burung walet kita diekspor ke Tiongkok.

Mengenal Manfaat Sarang Burung Walet dari HO’s Café Bangka

Begitu masuk ke HO’s Café Bangka, kami langsung dibawa ke lantai 3. Disini Pak Harsono dan tim-nya telah siap untuk berbagi pengetahuan. Kesediaan Pak Harsono untuk berbagi pengetahuan seputar sarang burung walet, baik mengenai manfaat dan cara pengolahannya, ternyata bukan hanya diberikan kepada kami. Siapapun yang datang ke kafe-nya, dengan senang hati Pak Harsono akan berbagi pengetahuan seputar sarang burung walet. Ini tidak terlepas dari tujuan utama didirikannya HO’s Café Bangka, yaitu memberikan edukasi kepada wisatawan yang datang ke Pulau Bangka tentang manfaat, cara mengolah dan cara mengkonsumsi sarang burung walet dengan baik, benar dan tentu saja enak.

Menurut Pak Harsono, hal pertama yang harus diluruskan dari paradigma masyarakat tentang sarang burung walet ialah sarang burung walet itu bukan obat (sebagaimana yang dipercayai selama ini), melainkan suplemen. Jadi, sekali lagi, sarang burung walet itu bukan obat ya, melainkan hanya suplemen.

“Sarang burung walet memiliki nutrisi manfaat dan khasiat yang baik untuk tubuh. untuk melawan pilek, flu, memberikan awet muda dan memperkuat sistem imun pada tubuh, mengingat sarang burung walet kaya akan amino acid” Tegas Pak Harsono.

Beberapa manfaat Sarang Burung Walet yang paling umum:

  1. Memperkuat sistem imun pada tubuh
  2. Mempertahankan kecantikan kulit
  3. Menjaga kesehatan paru-paru
  4. Mencegah terjadinya kerusakan pada pembuluh darah
  5. Sumber antioksidan
  6. Meningkatkan kemampuan otak dan daya pikir

Tapi jangan salah, meski sarang burung walet itu kaya akan manfaat, dalam mengonsumsinya harus sesuai berdasarkan aturan, tidak boleh berlebihan. Pak Harsono menyarankan mengkonsumsi sarang burung walet tidak setiap hari, tapi cukup 2 hari sekali, dengan takaran maksimal 4 gram sekali mengkonsumsi.

Beruntung bagi masyarakat Bangka, khususnya Kota Pangkalpinang, jika tidak bisa meracik sendiri agar lezat saat dinikmati, bisa datang langsung ke HO’s Café Bangka. Disini, pengunjung bisa menikmati sarang burung walet dengan harga mulai dari 60 ribu rupiah per porsi.

Yang paling spesial adalah Sarang Burung Walet dengan Tim Kelapa. Menurut Pak Harsono (yang sangat mengerti betul soal sarang burung walet, karena selain punya kafe beliau juga sebagai petani sarang burung walet), racikan sarang burung walet dengan tim kelapa ini tidak mudah dalam pembuatannya, perlu kesabaran dan ketelitian untuk menghasilkan rasa yang enak dan kualitas yang tetap terjaga. Menu spesial ini diciptakan oleh Pak Harsono sendiri dan hanya ada di Indonesia, tepatnya di HO’s Café Bangka ini.

Jika Anda sudah bisa meracik sendiri, HO’s Café Bangka juga menyediakan berbagai jenis sarang burung walet utuh yang sudah siap diolah, mulai dari kisaran harga 600 ribuan rupiah untuk ukuran berat 50 gram, hingga yang lumayan high sarang burung walet standar ekspor yang dibandrol 4 juta rupiah dengan berat 500 gram.

Sebagai informasi tambahan, masih satu komplek dengan HO’s Café Bangka terdapat pusat oleh-oleh khas Bangka Belitung yang juga dimiliki oleh Pak Harsono, namanya My Snack Bangka. Berbagai oleh-oleh khas Bangka Belitung, khususnya Kota Pangkalpinang bisa kita temukan disini, seperti berbagai jenis Kemplang, Getas Fishball, Snack Telur Cumi, Terasi Bangka, Wak Wak, Kerupuk Keriting, Kericu, Kulit Tenggiri, Asinan Kelubi, Sirip Hiu, dan tentu saja Sarang Burung Walet kering.

Pusat oleh-oleh Bangka 'My Snack Bangka'
Pusat oleh-oleh Bangka ‘My Snack Bangka’
Berbagai macam oleh-oleh khas Bangka di My Snack Bangka
Berbagai macam oleh-oleh khas Bangka di My Snack Bangka
Ini sulit untuk tidak membawanya sebagai buah tangan
Sulit untuk tidak membawanya sebagai buah tangan

So, jika Anda berkunjung ke Pangkalpinang, Bangka Belitung, jangan lupa untuk datang langsung ke HO’s Café Bangka.

HO’s Café Bangka
Jl. Achmad Rosidi Hamzah No. 200
Pangkalpinang, Bangka Belitung
Telp. (0717) 422493 – 435335
www.mysnacksbangka.com

  • 195 Posts
  • 61 Comments
Kala senggang di antara bekerja sebagai web master sebuah perusahaan travel, nyambi sebagai social media planner dan digital marketing agency, saya sempatkan menulis di blog ini.